This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

4/22/2013

Pelayanan Kesehatan di Papua Kembali Digugat

Pastor Jhon Jonga
Jayapura - Kematian 62 warga di Distrik Samenage, Yahukimo, Papua, yang terjadi selama Januari-Maret 2013 menimbulkan kedukaan dalam dunia kesehatan. Kematian tersebut bukan disebabkan tidak adanya tenaga medis, tetapi buruknya pelayanan kesehatan di sana. Pelayanan kesehatan di Papua kembali digugat.
Peraih Yap Thiam Hien Award 2009 bidang Penegakan Hak Asasi Manusia, Pastor Jhon Jonga saat dihubungi wartawan Suara Pembaruan dari Jayapura, Papua, Senin (22/4) pagi, menyatakan kinerja tenaga medis yang buruk tersebut tak pernah mendapat perhatian serius pemerintah. Pengawasan tenaga media di Papua sangat minim.

“Sejak pertama membuka persoalan ke publik, sama sekali saya tidak menyebutkan bahwa kematian warga akibat wabah penyakit. Yang menjadi persoalan di Distrik Samenage adalah rendahnya kualitas pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,” katanya.

Dia mengaku tak ingin berdebat soal jumlah warga yang meninggal. “Data yang kami peroleh, 62 orang meninggal, sedangkan temuan Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo, 26 orang. Data yang kami miliki sudah diklarifikasi ke pihak keluarga. Sebagian korban meninggal karena rendahnya kualitas pelayanan kesehatan. Yang terpenting adalah bagaimana tindak lanjut dari situasi ini,” ujarnya.

Pastor Jhon Jonga menegaskan penyampaian informasi ke publik tentang warga Yahukimo yang meninggal akibat buruknya pelayanan kesehatan tidak dilandasi motif politik untuk menjatuhkan nama baik Pemerintah Kabupaten Yahukimo.

“Itu tidak menjadi tujuan pekerjaan kami. Yang kami inginkan agar perubahan yang lebih baik dari pemerintah dalam melaksanakan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat. Tidak hanya dalam bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan, ekonomi, dan sosial, yang memang dari temuan kami di Distrik Samenage tidak terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Majelis Rakyat Papua Barat, Tjonci Wolas Krenak menyesalkan sikap pemerintah pusat yang kurang memperhatikan pelayanan kesehatan di Papua.

“Kami seperti anak tiri. Banyak korban meninggal di Papua, tetapi minim perhatian pemerintah pusat,” tegasnya.
 

11/29/2012

People with HIV / AIDS in Papua Reaches 13 000 Life

JAYAPURA - Commission on HIV / AIDS in Papua province said into the second quarter or per 30 September 2012 recorded HIV / AIDS in the area reached 13 196 cases.

Relation Commission for HIV / AIDS in Papua, Dewi Wulandari, Friday, detailing the areas of HIV / AIDS in 2823 Mimika as cases and as many as 2666 followed Jayapura City case.

"But there are 13 other counties that have not been reported or update the data HIV / AIDS," he said.

If divided into group sex, Dewi said, for people living with HIV on our men as sebanayk 2384 and 4323 AIDS cases, whereas in women with HIV and AIDS cases as many as 2857 cases sebanyal 3521. And 111 cases are unknown.

Meanwhile, if viewed from the age group, ages 25-49 years old who suffer from HIV / AIDS, where HIV totaled 3015 cases and 4701 AIDS cases. Aged 20-24 years who suffer from HIV / AIDS cases by 2996 as many as 1,238 cases of HIV and AIDS cases 1758.

"Then for the age group under 1 year as many as 53 cases of HIV / AIDS, age groups 1 -4 years 296 cases of HIV / AIDS, the age group 15-19 years 1300 cases of HIV / AIDS and for the age group 50 years and above as many as 422 cases, the remaining as many as 413 cases is not known, "he said.

As for the source of transmission of HIV / AIDS, as many as 12,814 heterosexual cases of transmission from mother to child (perinatal) that as many as 241 cases, as many as 19 cases bisexual, IDU were 7 cases, 4 cases of transfusion as much area, and an unknown 94 cases.


11/19/2012

"AIDS di Papua Sudah Seperti 'Genosida'"

Papua menempati urutan ke dua, setelah Jakarta, dalam tabel kasus HIV/AIDS tertinggi di Indonesia. Banyak di antara korban meninggal dunia.

Pemerhati HIV/AIDS dari Elijah Generation, Mena Robert Satya mengatakan, pemicu AIDS di Papua berbeda dengan di Jakarta. "Kalau di Jakarta lebih disebabkan karena kebanyakan penggunaan narkoba dan penggunaan jarum suntik. Namun kalau di Papua kebanyakan kasus adalah karena seks bebas," kata dia, saat dihubungi VIVAnews.com, Minggu 2 Oktober 2011.

Di Papua, dia menjelaskan, seks bebas adalah kebiasaan buruk yang bahkan sampai tahap sistematis dan tak terkendali. "AIDS di Papua sudah seperti genosida. Jadi butuh tindakan nyata oleh semua pihak baik pemerintah, gereja, dan masyarakat agar tidak makin parah," tambah dia. "Jika tidak, maka diperkirakan 20 tahun kemudian kita hanya mendengar bahwa di atas tanah Papua pernah ada bangsa kulit hitam yang hidup dan akhirnya Papua hanya menjadi museum."

Mena berpendapat, tidak adanya lembaga-lembaga konseling yang memadai berkontribusi atas tingginya penderita di Papuia. "Ketika divonis AIDS kebanyakan mereka drop, karena mereka tidak bisa diterima oleh lingkungan. Sehingga, tidak sedikit yang meninggal justru karena ia sudah stres dulu karena divonis," tambah dia.