Seorang pendeta Pendeta Federika Metelmeti (38) di
Kabupaten Boven Digul, Papua, ditembak. Ia ditemukan dalam keadaan tewas
tadi pagi, di Jalan Trans Asiki, Merauke, ternyata di temukan bayi dalam kandungannya.
Hal ini baru di ketahui setelah melakukan Otopsi di rumah sakit umu Bevendiegul papua, Awalnya dia ditemukan sudah tidak bernyawa.
Ibu yang mengabdi pengembalaan 10 tahun ini, telah meregang nyawa di tangan TNI sebagai aparat negara yang harusnya menjaga keutuhan rakyat indonesia secara keseluruhan.
Menurut, Polres Boven Digul telah bekerjasama dengan RSUD Boven Digul telah
membawa organ tubuh dari bayi yang ada di kandungan korban untuk
dites DNA di salah-satu rumah sakit di ibukota.
Menurut Kabid, setelah dilakukan otopsi ternyata korban tengan
berbadan dua (hamil) sekitar 5-6 bulan, diduga terlibat hubungan
dengan seorang pelaku.
“Dari hasil tes DNA baru dapat
ditelusuri, sebelum meninggal korban pernah berhubungan dengan
siapa, “ ungkap Kabid Humas.
Sebagaimana diwartakan, korban
diduga ditembak oleh teman dekatnya yang merupakan seorang oknum
anggota TNI. Ditemukan luka tembak di tubuh korban yakni pada bagian
kepala dan bahu serta beberapa luka memar akibat pukulan dan
sabetan benda tajam.
Hal ini diperkuat dengan penemuan
sejumlah alat bukti di TKP berupa peluru caliber 4,5, dua selongsong
peluru, sebuah helm berwarna pink, sandal dan potongan kayu.